Dan Tuhanmu mewahyukan (mengilhamkan)
kepada lebah : "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon
kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia (peternakan lebah).
Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan
Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu)." Dari perut lebah itu keluar
minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat
yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang
memikirkan. [QS. An-Nahl: 68-69]
Madu ternyata tak cuma nikmat diminum.
Si kental manis asam ini juga baik untuk kesehatan tubuh pengonsumsinya.
Bahkan, ia sudah mulai dilirik sebagai bahan obat. Padahal, sebenarnya
madu merupakan cadangan pakan bergizi tinggi bagi anak-anak lebah. Wajar
kalau kemudian madu dimasukkan ke dalam kelompok bahan makanan bergizi
oleh manusia.